Hidup itu gampang, karena kita sendiri tidak pernah mengharapkannya. Mukjizat membuatnya menjadi kenyataan. Kita menjadi seorang pribadi dengan atribut yang cukup beragam. Kitalah yang menjadi yang terbaik yang pernah ada di planet bumi. Apapun kejanggalannya bukan masalah, semua apa adanya, dengan adegan diri yang serba unik, mulai dari yang paling tidak seru sampai serba mercu suar.
Itulah hidup kita sebagai makluk hidup. Evolusi kita cukup sempurna meskipun paling lamban dibandingkan dengan makluk hidup lain. Dilahirkan oleh mama, diberi ASI, dipopok, diapa-apain sampai kita segede ini, sampai kita setua ini, sampai kita seubanan ini,….wah, luar biasa…! Dasar manusia, udah tampan, udah cantik, udah serba wah, aduh, keluhannya selangit mbo…! Tapi intinya bahwa hidup itu menarik…menarik karena Tuhan membuatnya menjadi menarik…yach,..menarik tapi yach..menarik….!!!
Hidup membiara itu tidak gampang,…tidak gampang karena dari kaca mata kuda itu aneh, karena ada kumpulan manusia yang tidak bersuami atau tidak beristri…katanya mau mengikuti seseorang tokoh yang bernama Jesus Christ…..
Tapi nyatanya tokoh itu sudah go to heaven 2000 tahun yang lalu,…ya aneh tapi nyata dan yang nyata ini cukup menjadi saksi unik dalam hidup ini…Hidup membiara….
Hidup membiara itu tidak gampang…., tapi memuaskan hati. Ibaratnya seorang yang mendaki gunung, perlu ketekunan, mau berjerih payah, mempunyai tujuan, dan komitmen total, serta ada risikonya. Namun demikian pada saat ia sampai di puncak, (menuju puncak – AFI 2005), kebahagiaannya tak terlukiskan. Selanjutnya ia dengan besar hati turun kembali…..sampai di dasar bumi…..wah, sedih juga ya nasibe…!
Simeon akan katakan, “sekarang kita akan berpulang dalam damai Tuhan, karena ktia sudah melihat kemuliaan besar yang dari padanya…okey…
DIarsipkan di bawah: Beranda
